Persyaratan Pendaftaran NPWP Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi


Syarat-syarat pendaftaran NPWP untuk Wajib Pajak orang pribadi harus anda persiapkan terlebih dahulu apabila anda ingin mengajukan diri untuk memperoleh NPWP. Apabila anda sudah melengkapi persyaratan yang diperlukan untuk mendaftar NPWP maka prosesnya sangat mudah dan cepat. Namun apabila anda tidak mengetahui atau belum menyiapkan syarat-syarat yang diperlukan maka bisa jadi anda harus bolak-balik ke Kantor Pelayanan Pajak karena prosedur administrasinya kurang sehingga permohonan pendaftaran NPWP tidak diterima. Pasti sangat merepotkan apabila harus bolak-balik kan? apalagi kalau sudah lama mengantri tetapi pada akhirnya ditolak kaena persyaratan kurang. Oleh karena itu simak baik-baik ulasan di bawah ini agar anda dapat menyiapkan syarat-syarat untuk mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP.

Jika anda belum mengetahui apa pengertian NPWP, silakan baca artikel tentang pengertian NPWP sampai detil digitnya disini.
Syarat Mendaftar NPWP
Belum Punya NPWP, Apa Kata Dunia?

Syarat NPWP Untuk Pegawai atau Karyawan

Syarat pendaftaran NPWP untuk pegawai atau karyawan (kalau dalam bahasa pajaknya adalah orang pribadi yang tidak menjalankan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas) adalah sebagai berikut:
  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk bagi Warga Negara Indonesia, atau
  2. Fotokopi Paspor, Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Fotokopi Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) bagi Warga Negara Asing.
  3. Fotokopi SK PNS atau Surat Keterangan Kerja dari tempat anda bekerja
  4. Mengisi formulir pendaftaran (formulir sudah tersedia di Kantor Pelayanan Pajak).
Bagaimana jika anda baru akan mendaftar sebagai karyawan di perusahaan sehingga pastinya anda belum memiliki surat keterangan kerja karena belum bekerja?. Masalah ini sering terjadi karena perusahaan sekarang mencantumkan syarat bagi calon karyawannya untuk memiliki kartu NPWP terlebih dahulu agar bisa diterima bekerja di perusahaan tersebut.

Apabila terjadi masalah seperti ini solusinya menurut saya pribadi adalah anda tetap bisa mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP dengan mengganti syarat nomor tiga di atas dengan Surat Pernyataan yang menerangkan bahwa anda baru akan bekerja di perusahaan tersebut dan dibuktikan dengan fotokopi surat lamaran atau pendaftaran di perusahaan. Dengan syarat pengganti ini mudah-mudahan permohonan pendaftaran NPWP anda tetap diterima. Namun ini hanya pandangan saya pribadi oleh karena itu silakan anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan petugas di Kantor Pelayanan Pajak tempat anda akan mendaftar.

Syarat dan Proses Pendaftaran NPWP
Proses Pendaftaran NPWP

Syarat NPWP Untuk Usahawan atau Wiraswasta

Syarat untuk memperoleh NPWP bagi usahawan atau wiraswasta atau orang pribadi yang menjalankan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas adalah sebagai berikut:
  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk bagi Warga Negara Indonesia, atau
  2. Fotokopi Paspor, Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Fotokopi Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) bagi Warga Negara Asing.
  3. Fotokopi Surat Keterangan Usaha minimal dari Desa atau Kelurahan.
  4.  Mengisi Formulir Pernyataan Usaha dengan dibubuhi meterai 6000, formulir sudah tersedia di Kantor Pelayanan Pajak.
  5. Mengisi Formulir Pendaftaran NPWP, formulir juga sudah tersedia di Kantor Pelayanan Pajak.
Seringkali usahawan yang ingin mendaftar NPWP pribadinya tidak ikut hadir ke Kantor Pelayanan Pajak tetapi hanya menitipkan permohonan pendaftaran NPWP melalui karyawannya. Apabila seperti ini maka surat permohonan pendaftaran NPWP pribadi akan ditolak oleh Kantor Pelayanan Pajak karena berdasarkan ketentuan pendaftaran NPWP pribadi usahawan tidak dapat diwakilkan.

Syarat NPWP untuk Wanita Kawin

Dalam hal Wajib Pajak orang pribadi adalah wanita kawin yang dikenai pajak secara terpisah karena menghendaki secara tertulis berdasarkan perjanjian pemisahan penghasilan dan harta, dan wanita kawin yang memilih melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya secara terpisah, permohonan juga harus dilampiri dengan:
  1. Fotokopi NPWP suami,
  2. Fotokopi Kartu Keluarga,
  3. fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta, atau surat pernyataan menghendaki melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.
 Demikianlah syarat-syarat yang diperlukan untuk mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP. Semoga bermanfaat untuk anda, dan jangan lupa untuk membagikan informasi ini agar bermanfaat juga untuk yang lain.
Untuk cara mendaftar secara online, anda bisa membaca artikel cara mudah mendaftar NPWP Pribadi secara online.

9 Responses to "Persyaratan Pendaftaran NPWP Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi"

  1. Terima kasih sudah cukup untuk membantu saya

    BalasHapus
  2. Buat yang mau bikin npwp kagak usah pusing, alamat daerah atau appun
    Karna pajak ini nasional, dan jgn lupa bawa ktp, klo domisili luar bawa domisili tempat tinggal atau kerja, gak usah pake calo krna gratis dan cepat.. Jgn lupa datang pagi soalnya kuota terbatas setiap hari, jgn pake online karna ribet , mnding datang antri 10 menit sudah clear siap digunakan, janga lupa bawa materai yaa soalnya jrng yg jual, materai 1 aja
    Cuma biaya materai lainya gratis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syarat nya selain fc ktp sma be materai yg lainnya apa aja ya mas.. Trims

      Hapus
    2. Syaratnya kan udah disebutkan di artikelnya mas... baik untuk pegawai maupun untuk usahawan...

      Hapus
  3. Klo yg blm kerja gmna gan ? Apa bisa buat npwp?
    And persyaratan nya sama atau ada tambahan lagi ?

    BalasHapus
  4. Selamat pagi pak, saya mau nanya, saya belum punya npwp karna saya belum kerja atau baru lulus, dan mulai bekerja tgl 1 November 2016, tapi gaji yang saya terima dibawah PTKP atau kurang dari 4.500.000 perbulan, apa saya wajib buat npwp? Dan apakah bisa saya buat npwp? Lalu masalah pelaporannya karna bekerja di bulan november? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Dimas belum wajib memiliki NPWP karena penghasilan masih di bawah PTKP, tetapi tetap boleh mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP. Walaupun baru bekerja mulai bulan November mas Dimas tetap dapat dan wajib melaporkan SPT Tahunan (jika sudah memiliki NPWP).

      Hapus